Malam Pamungkas di Matompi: Kadis DLH dan PMD Luwu Timur Tutup Rangkaian Safari Ramadhan 1447 H dengan Penuh Khidmat
Kamis, 12 April 2026, Jam : 11.45 WITA
Oleh : Indra Gunawan Editor : Adi Barapi
TOWUTI, HnmIndonesia.com– Gema selawat dan suasana kekeluargaan menyelimuti Masjid Babuttaqwa, Desa Matompi, Kecamatan Towuti, pada Kamis malam (12/03/2026). Di bawah temaram lampu masjid yang artistik, jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur hadir untuk melaksanakan agenda yang sangat dinantikan warga: Penutupan Safari Ramadhan 1447 H.
Momentum ini terasa spesial karena menjadi titik akhir dari rangkaian perjalanan panjang jajaran pemkab dalam menyapa warga di berbagai pelosok Bumi Batara Guru selama bulan suci. Hadir langsung dalam agenda penutupan ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur, Umar Hasan Dalle, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Awaluddin, bersama rombongan besar pemerintah daerah.
Lebih dari Sekadar Seremonial: Jembatan Hati Pemerintah dan Rakyat
Kehadiran Umar Hasan Dalle dan Awaluddin di tengah-tengah jamaah Masjid Babuttaqwa bukan hanya untuk menggugurkan kewajiban protokoler. Sejak menginjakkan kaki di halaman masjid, keduanya disambut dengan jabat tangan hangat dan senyum tulus dari tokoh masyarakat serta warga Desa Matompi.
Safari Ramadhan kali ini menjadi panggung “belanja masalah” sekaligus ajang silaturahmi yang efektif. Tanpa sekat birokrasi yang kaku, para pejabat daerah ini berbaur, melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah, menunjukkan bahwa pemerintah senantiasa hadir di tengah denyut nadi spiritual masyarakatnya.
”Malam ini adalah malam yang penuh berkah. Kita menutup rangkaian Safari Ramadhan di Towuti dengan semangat ukhuwah yang luar biasa. Ini adalah momen bagi kami untuk mendengar langsung detak jantung aspirasi warga sambil memperkuat iman di bulan suci,” ujar salah satu perwakilan rombongan di sela-sela kegiatan.
Sinergi Lingkungan dan Pemberdayaan Desa
Kehadiran dua kepala dinas strategis—DLH dan PMD—memberikan pesan tersirat yang kuat bagi warga Towuti. Sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam, isu lingkungan dan pemberdayaan desa menjadi pilar utama pembangunan di Kecamatan Towuti.
Dalam bincang santai usai shalat Tarawih, Umar Hasan Dalle (Kadis DLH) menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam Towuti sebagai bentuk syukur atas nikmat Tuhan. Sementara itu, Awaluddin (Kadis PMD) memberikan suntikan semangat bagi pemerintah desa untuk terus berinovasi dalam mengelola potensi desa demi kesejahteraan warga.
Sinergi kedua dinas ini menunjukkan komitmen Pemkab Luwu Timur bahwa pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan penjagaan ekosistem dan penguatan struktur sosial di tingkat desa.
Matompi: Tuan Rumah yang Hangat
Desa Matompi terpilih sebagai lokasi penutupan bukan tanpa alasan. Antusiasme jamaah di Masjid Babuttaqwa menjadi bukti bahwa nilai-nilai religiusitas di Towuti masih sangat kental. Jamaah yang meluap hingga ke teras masjid menciptakan atmosfer Ramadan yang syahdu dan megah.
Tokoh masyarakat Desa Matompi menyatakan rasa bangganya atas kunjungan ini. “Kami merasa sangat dihargai ketika pimpinan dinas mau datang jauh-jauh ke desa kami, shalat bersama kami, dan duduk melantai mendengarkan keluh kesah kami. Ini adalah kado Ramadan terindah bagi warga Matompi,” ungkapnya.


Tinggalkan Balasan