HNM INDONESIA

Berita Dalam Genggaman

Jalan Rusak Parah di Pusat Kota Luwu, Warga Sebut Mirip Kubangan Kerbau, PU Janji Segera Aspal

admin - 323 Dilihat

Jumat 01 Mei 2026, 10:11 WITA

Redaksi

 

LUWU, hnmindonesia.com, – Kondisi ruas jalan di pusat ibukota Kabupaten Luwu kian memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses vital masyarakat itu kini dipenuhi lubang besar dan genangan air, hingga disebut warga menyerupai kubangan kerbau.

Kerusakan tersebut dikeluhkan telah berlangsung lama tanpa penanganan serius. Padahal, lokasi jalan berada di kawasan strategis yang setiap hari dilalui masyarakat untuk bekerja, bersekolah, hingga aktivitas perdagangan.

“Kalau hujan, ini jalan tidak kelihatan lagi mana lubang mana bukan. Sudah banyak pengendara jatuh,” kata Ansar, warga Belopa.

Kondisi ini membuat pengendara, baik roda dua maupun roda empat, harus ekstra hati-hati. Bahkan tak sedikit yang memilih memperlambat laju kendaraan secara ekstrem atau mencari jalur alternatif demi menghindari risiko kecelakaan.

Minimnya penanganan dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Luwu, menuai sorotan. Warga menilai pemerintah lamban merespons keluhan, meski dampaknya sudah mengganggu aktivitas ekonomi dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Masyarakat pun berharap adanya perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam yang dinilai tidak bertahan lama.

Baca Juga: https://hnmindonesia.com/2026/04/28/produksi-padi-luwu-melesat-8-ton-hektar-bupati-dan-dpr-ri-tinjau-gudang-bulog-pammanu/

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad, memastikan ruas jalan itu telah masuk dalam program perbaikan tahun ini dan segera dilakukan pengaspalan.

“Sudah kami anggarkan dan tahun ini dikerjakan,” kata Ikhsan Asaad, Minggu (01/05/2026).

Ia menambahkan, saat ini proyek tersebut masih dalam tahap proses tender fisik.

“Tidak ingat pasti berapa kilometer, sebentar kami cek ke PPTK-nya,” ujarnya.

Namun demikian, warga berharap realisasi perbaikan dapat segera dilakukan dalam waktu dekat, mengingat kondisi jalan yang terus memburuk dan berpotensi menimbulkan korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini