Hormuz Dibuka, Pasar Global Bergejolak: Harga Minyak Turun Tajam
Jumat 17 April 2026, 21:15 WITA
Oleh: Indra Gunawan, Editor: Adi Barapi
JAKARTA, hnmindonesia.com, – Iran mengumumkan pembukaan penuh jalur pelayaran di Selat Hormuz untuk kapal komersial, Jumat (17/4/2026). Kebijakan tersebut langsung memicu reaksi pasar global, terutama sektor energi, dengan harga minyak dunia dilaporkan mengalami penurunan tajam.
Pengumuman itu disampaikan di tengah perkembangan gencatan senjata yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis dunia yang menjadi lintasan utama distribusi minyak mentah dari negara-negara Teluk menuju pasar internasional.
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyebut akses pelayaran komersial kini kembali dibuka secara normal dengan sejumlah pengaturan teknis yang diberlakukan sementara.
“Sejalan dengan gencatan senjata yang berlangsung, jalur bagi seluruh kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Keputusan tersebut langsung disambut positif pelaku pasar. Investor menilai terbukanya kembali Selat Hormuz akan mengurangi risiko gangguan pasokan energi global yang sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran.
Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu titik paling vital dalam perdagangan dunia. Setiap ketegangan di kawasan itu hampir selalu berdampak terhadap harga minyak, nilai tukar, hingga pergerakan bursa saham internasional.
Analis ekonomi menilai, jika kondisi keamanan kawasan tetap stabil, maka tekanan harga energi berpotensi terus menurun dalam beberapa pekan ke depan. Namun, pasar tetap mencermati perkembangan geopolitik yang sewaktu-waktu bisa berubah.
Dengan dibukanya kembali jalur pelayaran tersebut, sejumlah negara importir minyak diperkirakan akan mendapat sentimen positif karena distribusi energi kembali lancar dan biaya logistik bisa ditekan.


Tinggalkan Balasan