Jusuf Kalla Disorot Usai Pernyataan Kontroversial, Ceramah di UGM Berujung Polemik
Sabtu, 18 April 2026 | 12:35 WITA
Oleh: Redaksi, Editor: Adi Barapi
JAKARTA, hnmindonesia.com, – Nama Jusuf Kalla kembali menjadi sorotan publik usai pernyataannya dalam sebuah ceramah di Universitas Gadjah Mada (UGM) menuai kontroversi dan memicu polemik di tengah masyarakat.
Pernyataan tersebut viral di media sosial setelah potongan video ceramahnya tersebar luas. Isi ceramah yang menyinggung konflik Poso dan Ambon pada masa lalu dianggap sebagian pihak menyinggung sensitivitas antarumat beragama.
Akibat polemik itu, sejumlah organisasi masyarakat melaporkan mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 tersebut ke kepolisian. Mereka menilai pernyataan itu perlu diproses secara hukum agar tidak menimbulkan keresahan lebih luas.
Menanggapi hal itu, juru bicara JK, Husain Abdullah, menegaskan publik seharusnya melihat pernyataan tersebut secara utuh, bukan hanya melalui potongan video yang beredar di media sosial.
“Pak Jusuf Kalla tidak sedang menghina agama mana pun. Beliau menyampaikan penjelasan dalam konteks sejarah konflik yang pernah terjadi di Indonesia. Karena itu, publik sebaiknya melihat pernyataan tersebut secara utuh, bukan hanya dari potongan video yang beredar,” ujar Husain Abdullah.
Menurutnya, apa yang disampaikan Jusuf Kalla merupakan penjelasan mengenai realitas sosiologis dan sejarah konflik yang pernah terjadi di Indonesia, bukan bentuk penghinaan terhadap agama tertentu.
Sementara itu, sejumlah pengamat hukum menilai pernyataan JK belum tentu memenuhi unsur pidana penistaan agama, sebab konteks ucapan dan keseluruhan isi ceramah harus menjadi pertimbangan utama.
Polemik ini pun memunculkan beragam tanggapan publik. Sebagian meminta kasus diselesaikan melalui klarifikasi terbuka, sementara lainnya berharap semua pihak menahan diri agar isu tersebut tidak memperkeruh hubungan antarumat beragama.


Tinggalkan Balasan