HNM INDONESIA

Berita Dalam Genggaman

Pemprov Sulsel Tata Ruas Jalan Impa-Impa- Anabanua, Hadirkan Jalur Sepeda

admin - 33 Dilihat

Kamis 9 April 2026, 16:23 WITA

Redaksi

 

SIDRAP, hnmindonesia.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat infrastruktur berkelanjutan melalui penataan ruas jalan Impa-Impa–Anabanua di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Proyek ini merupakan bagian dari program Multi Years Project (MYP) yang tidak hanya meningkatkan kualitas jalan, tetapi juga menghadirkan konsep ramah lingkungan bagi seluruh pengguna jalan.

Penataan ruas tersebut menghadirkan inovasi berupa bahu jalan hijau yang dilengkapi jalur sepeda. Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan, khususnya bagi pesepeda, sekaligus mendorong penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Program ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi sebagai bentuk komitmen menghadirkan infrastruktur yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pada pekerjaan Multiyears Contract (MYC) Paket 4, ruas Impa-Impa–Anabanua tidak hanya diperbaiki secara struktural, tetapi juga ditata secara visual. Bahu jalan dicat berwarna hijau dan dilengkapi simbol sepeda setiap 50 meter sebagai penanda jalur yang dapat dimanfaatkan oleh pesepeda.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Pemprov Sulsel, Andi Ihsan, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur jalan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Termasuk penyediaan jalur sepeda yang ditandai dengan warna hijau serta simbol sepeda sebagai panduan keselamatan bagi pengguna jalan,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, keberadaan jalur tersebut diharapkan dapat mendorong budaya bersepeda sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan non-motor di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Sulsel juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi, terutama dalam pengaturan lalu lintas selama proses konstruksi berlangsung. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga mutu pekerjaan, khususnya pada konstruksi beton yang membutuhkan waktu pengerasan sebelum dapat dilalui kendaraan.

“Dengan pengaturan yang tepat, kualitas jalan tetap terjaga dan aman saat mulai digunakan masyarakat,” jelasnya.

Penataan ruas Impa-Impa–Anabanua ini diharapkan menjadi model pengembangan jalan provinsi yang tidak hanya berorientasi pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan bagi seluruh pengguna jalan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini