HNM INDONESIA

Berita Dalam Genggaman

Pemprov Sulsel Tegaskan Isu Perusahaan Israel di Luwu Utara Hoaks

admin - 53 Dilihat

Selasa 24 Februari 2026, 20:00 WITA

Oleh: Adi Barapi

 

MAKASSAR, HNMIndonesia.com, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menegaskan bahwa isu keterlibatan perusahaan Israel dalam proyek panas bumi di Kabupaten Luwu Utara adalah hoaks. Informasi tersebut dipastikan tidak benar, menyesatkan, dan tanpa dasar fakta.

Plt Kepala Dinas Kominfo-SP Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menegaskan tidak pernah ada kerja sama antara Indonesia dan Israel, termasuk dalam sektor energi panas bumi.

“Informasi yang menyebut adanya kerja sama Indonesia dengan Israel adalah bohong. Tidak ada, dan tidak pernah ada kerja sama tersebut, apalagi dalam proyek panas bumi di Luwu Utara. Narasi yang mengaitkan Pemprov Sulsel dengan dukungan investasi perusahaan Israel adalah fitnah dan hoaks,” tegas Salim Basmin, Selasa (24/2/2026).

Ia menyebut penyebaran isu ini sebagai bentuk disinformasi berbahaya yang berpotensi memicu kegaduhan publik, merusak kepercayaan masyarakat, dan mengganggu stabilitas sosial.

“Ini bukan sekadar salah informasi, tetapi pemelintiran fakta yang berbahaya. Masyarakat harus berhenti menyebarkan kabar yang tidak terverifikasi. Saring sebelum sharing,” tambahnya.

Pemprov Sulsel juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar hanya merujuk pada sumber resmi pemerintah dan media kredibel dalam menerima informasi, khususnya terkait isu strategis seperti investasi dan energi.

Sekadar diketahui, sebelumnya beredar narasi yang mengaitkan perusahaan energi panas bumi global dengan Israel yang disebut-sebut akan mengembangkan proyek panas bumi di wilayah Kabupaten Luwu Utara. Pemerintah memastikan kabar tersebut tidak memiliki dasar hukum, administratif, maupun fakta lapangan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya menjaga kedaulatan kebijakan investasi nasional yang sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia, yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini