
Investasi Masa Depan! Pemprov Sulsel Sulap Perpustakaan Jadi Oase Literasi Generasi Muda
MAKASSAR,HnmIndonesia.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus tancap gas dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusarsip), Pemprov Sulsel kini memperkuat layanan perpustakaan sebagai jantung literasi masyarakat, terutama untuk membidik minat baca generasi muda.
Langkah strategis ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari agenda nasional untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dengan fasilitas yang semakin inklusif, perpustakaan kini bertransformasi menjadi ruang kreatif yang ramah bagi semua kalangan.
Saat ini, masyarakat Sulawesi Selatan dimanjakan dengan berbagai titik layanan unggulan yang dikelola langsung oleh Pemprov, di antaranya:
-
Perpustakaan Umum: Berlokasi di Jalan Sultan Alauddin, Makassar.
-
Perpustakaan Ibu dan Anak: Berlokasi di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar—hadir dengan konsep edukasi dan rekreasi.
-
Perpustakaan Abdul Rasyid Dg. Lurang: Berlokasi di Jalan Malino, Kabupaten Gowa.
-
Layanan Mobil Keliling: Menjangkau titik-titik strategis untuk menjemput bola pembaca.
Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Prof. Muhammad Jufri, menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah dominasi gawai pada anak-anak. Oleh karena itu, Perpustakaan Ibu dan Anak didesain secara khusus dengan area bermain edukatif.
“Kami ingin menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Meskipun anak-anak belum sepenuhnya lancar membaca, kehadiran rutin mereka di perpustakaan akan menumbuhkan kecintaan terhadap buku. Ini adalah proses pembiasaan sejak dini,” ujar Prof. Jufri saat mendampingi kunjungan Sekda Sulsel di UPT Jasa Kearsipan, Selasa (21/4/2026).
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel, Jufri Rahman, memberikan pesan menohok bagi generasi muda mengenai pentingnya ilmu pengetahuan.
“Orang bijak mengatakan, gudang ilmu adalah buku, dan kuncinya adalah membaca. Siapa yang tidak bersedia belajar hari ini, harus siap menghadapi pekerjaan yang lebih berat di masa depan akibat keterbatasan pengetahuan,” tegas Jufri Rahman.
Upaya keras Pemprov Sulsel bukan tanpa bukti. Sepanjang tahun 2025, Dispusarsip Sulsel telah menorehkan tinta emas di kancah nasional, antara lain:
-
Pelaksana Terbaik TPBIS: Menjadi provinsi terbaik dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
-
Pengelola BI Corner Teraktif: Peringkat unggul dalam menghadirkan literasi ekonomi hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia.
-
Inovasi Pelayanan Publik: Meluncurkan tiga inovasi unggulan, yaitu “Gemas De”, “Gempita Sjaya”, dan “Gempur Pustaka” dalam kompetisi nasional Kemenpan-RB.
-
Prestasi Desa: Berhasil membina Perpustakaan Mandiri Desa Bacu (Kab. Bone) menjadi yang terbaik di Wilayah III (Kalimantan & Sulawesi).
Dengan penguatan fasilitas dan rentetan prestasi ini, Pemprov Sulsel optimistis ekosistem literasi di Sulawesi Selatan akan semakin kokoh, menciptakan generasi cerdas yang siap bersaing di level nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan