HNM INDONESIA

Berita Dalam Genggaman

Akselerasi Proyek MYP: Jalan Strategis di Sulawesi Selatan Kini Lebih Mulus dan Aman

admin - 893 Dilihat

Senin, 13 April 2026, Jam : 9.00 WITA

Editor : Adi Baraphy

MAKASSAR,HnmIndonesia.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus memacu penyelesaian infrastruktur jalan melalui skema Multi Years Project (MYP). Hingga April 2026, sejumlah ruas jalan strategis di berbagai kabupaten/kota mulai menunjukkan transformasi signifikan, memberikan kenyamanan dan keamanan baru bagi para pengguna jalan.

Di bawah komando Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, pengerjaan fisik yang meliputi pembangunan bahu jalan beton, preservasi, hingga pengaspalan terus dikebut untuk mengejar target rampung pada akhir tahun 2026.

Berdasarkan data terbaru dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, pengerjaan terbagi ke dalam lima paket besar dengan progres yang bervariasi namun konsisten meningkat:

  • Paket 1: Fokus pada wilayah Gowa dan Makassar. Jalan Hertasning mencatat progres tertinggi sebesar 63,76%, disusul ruas Burung-Burung–Bili-Bili (beton) yang mencapai 41,51%.

  • Paket 2: Meliputi jalur penyangga ibu kota, yakni ruas Panciro–Batas Kota Makassar (26,69%) dan Batas Kota Makassar–Bontoramba (24,81%).

  • Paket 3: Menunjukkan progres sangat positif di wilayah utara. Ruas Pinrang–Batas Sidrap hampir tuntas dengan angka 79%, sementara jalur Paleteang–Malimpung–Batas Enrekang berada di angka 59,33%.

  • Paket 4 & 5: Mencakup wilayah Soppeng, Wajo, dan Bone. Ruas Impa-Impa–Anabanua kini telah memasuki tahap penataan marka jalan (59,05%), sedangkan ruas Ujung Lamuru–Palattae terus digenjot pada sektor pengaspalan.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, menegaskan bahwa percepatan ini bukan sekadar mengejar target fisik, melainkan demi denyut ekonomi masyarakat.

“Jalan yang sebelumnya rusak dan berlubang kini mulai mulus diaspal. Hal ini secara langsung meningkatkan keamanan pengendara dan memperlancar arus distribusi logistik di Kawasan Timur Indonesia,” ujar Rosyadi.

Dokumentasi lapangan memperlihatkan perubahan drastis pada sejumlah titik. Jalur yang dulunya menjadi keluhan warga karena kerusakan parah, kini telah memiliki badan jalan yang kokoh dengan drainase yang tertata lebih baik.

Program MYP merupakan strategi kunci Pemprov Sulsel dalam mengoneksikan wilayah-wilayah produksi ke pusat kota. Dengan progres yang ada saat ini, pemerintah optimistis seluruh paket pekerjaan akan rampung secara bertahap hingga pengujung tahun 2026.

Transformasi infrastruktur ini diharapkan menjadi warisan nyata pembangunan yang inklusif, memastikan mobilitas warga Sulawesi Selatan tidak lagi terhambat oleh akses jalan yang buruk. (*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini