LUTIM ,HnmIndonesia.com– Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim) memastikan komitmennya untuk memajukan ekonomi kerakyatan bukan sekadar isapan jempol. Di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Puspawati, program bantuan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dipastikan akan cair pada tahun 2026 ini.
Program yang menjadi salah satu Kegiatan Prioritas Pertama (KP 1) ini merupakan realisasi dari janji politik pasangan tersebut saat masa kampanye lalu. Tujuannya jelas: memberikan suntikan energi bagi para pengusaha lokal agar lebih tangguh dan berdaya saing.
Kepala Dinas Dagkop UKM Luwu Timur, Senfry Octavianus, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang mematangkan persiapan administrasi. Langkah ini penting agar penyaluran bantuan memiliki landasan hukum yang kuat.
“Kami masih menunggu rampungnya Peraturan Bupati (Perbup) yang saat ini sedang diproses di Bagian Hukum Setda. Ini adalah landasan penting agar pelaksanaan program berjalan sesuai mekanisme dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Senfry pada Selasa (7/4/2026).
Bagi Anda pelaku UMKM di Luwu Timur, berikut adalah poin-poin penting terkait bantuan tersebut:
-
Bentuk Bantuan: Tambahan modal usaha dan bantuan peralatan kerja.
-
Nilai Maksimal: Setiap penerima manfaat berkesempatan mendapatkan bantuan hingga Rp50 juta.
-
Kriteria Utama: Diutamakan bagi pelaku UMKM yang sudah aktif berproduksi (menghasilkan produk nyata).
-
Prinsip Pemerataan: Bantuan tidak akan diberikan kepada UMKM yang sudah menerima bantuan serupa dari Pemerintah Provinsi atau Pusat pada tahun yang sama. Hal ini dilakukan guna menghindari pendobelan anggaran (double budget).
Senfry juga menambahkan bahwa program ini tidak berhenti di tahun ini saja. Pemerintah daerah telah merancang skema bantuan yang berkelanjutan untuk tahun-tahun mendatang.
“Tahun depan kita akan salurkan kembali bantuan serupa, namun sasarannya adalah pelaku UMKM yang berbeda. Jadi, ada azas keadilan dan pemerataan bagi seluruh pengusaha kecil di Luwu Timur,” imbuhnya.
Dengan adanya stimulus ini, diharapkan UMKM di Luwu Timur mampu meningkatkan produktivitasnya dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi global yang menantang.
Tinggalkan Balasan