Pemkab Lutim Tingkatkan Kapasitas Pengurus, Diklat Koperasi Digelar di Tomoni
Rabu 08 April 2026, 10:23 WITA
Oleh: Indra Gunawan, Editor: Adi Barapi
LUWU TIMUR, hnmindonesia.com, – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali mengambil langkah konkret dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi. Upaya tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian yang digelar selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 April 2026 di Aula Sikumbang, Kecamatan Tomoni.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Disdagkop UKMP), serta dihadiri unsur pemerintah kecamatan, jajaran dinas terkait, dan narasumber profesional di bidang perkoperasian.
Dalam sambutannya, Kepala Disdagkop UKMP menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam pengelolaan koperasi. Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang harus dikelola secara profesional.
Ia menjelaskan, melalui pelatihan ini diharapkan para pengurus dan pengelola koperasi mampu memahami tata kelola organisasi, menguasai manajemen usaha, serta lebih inovatif dalam mengembangkan unit usaha yang berkelanjutan.
“Penguatan koperasi harus dimulai dari peningkatan kapasitas SDM. Dengan manajemen yang baik, koperasi akan mampu bersaing dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” ujarnya.
Selain itu, peserta juga didorong untuk aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai sarana berbagi pengalaman dan memperluas wawasan.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Disdagkop UKMP, Idiyana Sartian Umar, mengungkapkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi di Luwu Timur.
Ia menambahkan, selain memperkuat pemahaman terkait prinsip dasar koperasi, kegiatan ini juga bertujuan membangun jejaring antar koperasi agar tercipta kolaborasi yang saling mendukung di masa depan.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi awal mengenai manajemen koperasi dan pengelolaan usaha simpan pinjam sesuai regulasi terbaru oleh narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap koperasi di Luwu Timur dapat berkembang lebih sehat, mandiri, serta mampu menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.


Tinggalkan Balasan