Bukan Sekadar Hijau, Bupati Luwu Sulap Program Lingkungan Jadi ‘Tabungan’ Rakyat
Selasa,7 April 2026, Jam ; 14.00 WITA
Oleh : Adi Baraphy
BELOPA, HnmIndonesia.com – Ada pemandangan berbeda di ruang kerja Bupati Luwu pada Selasa (7/4/2026). Suasana formal kedinasan terasa lebih hangat saat Bupati Luwu, Patahudding, menyambut kedatangan Irawan Asa’ad, Direktur Mobilisasi Sumber Daya Pengendalian Perubahan Iklim dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni silaturahim biasa. Di balik meja kerjanya, Patahudding memaparkan visi besar Luwu dalam menghadapi tantangan iklim global dengan cara yang membumi: Menanam pohon yang bisa memberi makan.
Dalam paparannya, Bupati Patahudding menegaskan bahwa menjaga alam tidak harus selalu kaku. Pemerintah Kabupaten Luwu kini tengah gencar mendorong penanaman pohon produktif—khususnya tanaman buah—di berbagai titik strategis, mulai dari sepanjang ruas jalan hingga wilayah-wilayah yang masuk kategori rawan longsor.
Mengapa harus tanaman buah? Patahudding punya alasan cerdas di baliknya:
-
Pagar Alam yang Kokoh: Secara ekologis, akar pohon ini akan mencengkeram tanah di zona rawan longsor.
-
Manfaat Ekonomi Langsung: Saat berbuah, masyarakat bisa menikmati hasilnya. Ini adalah strategi agar warga merasa memiliki dan ikut menjaga pohon tersebut.
-
Benteng Lawan Penebangan Liar: “Kita pilih tanaman buah agar ada nilai manfaat bagi masyarakat. Kalau pohonnya menghasilkan buah, masyarakat justru akan menjaganya, bukan menebangnya,” pungkas Patahudding.
Kunjungan Irawan Asa’ad sendiri menjadi sinyal positif bahwa langkah taktis yang diambil Pemkab Luwu selaras dengan misi pusat dalam pengendalian perubahan iklim. Sinergi ini diharapkan mampu memobilisasi lebih banyak sumber daya untuk memastikan Luwu tetap hijau, namun tetap mampu meningkatkan kesejahteraan warganya.
Langkah ini membuktikan bahwa di tangan pemimpin yang tepat, pelestarian lingkungan bukan lagi beban, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan Bumi Sawerigading.
“Menanam pohon adalah menanam doa untuk masa depan. Tapi menanam pohon buah adalah cara kita memuliakan alam sekaligus mengenyangkan warga.”


Tinggalkan Balasan