IPDA STP Viral Diduga Timbun Solar, Ternyata Ini Faktanya

 



Selasa 11 Maret 2025, 13:23 WITA


Oleh: Nurfauzan


Editor: Putri Novasari


Luwu Timur, hnmIndonesia.com, IPDA STP, oknum perwira Polisi yang diduga menimbun solar subsidi, mendapat pembelaan dari sejumlah warga di Desa Nuha, Kecamatan Nuha, Luwu Timur.


Bahmar (37) warga Sorowako mengatakan foto STP yang viral di sosial media tengah berada di SPBU Sorowako memang benar. Namun menurut Bahmar, STP tidak sedang melangsir solar.


"Benar berada di SPBU tapi untuk mengisi BBM sepeda motor, dan ada oknum pelangsir yang tidak senang pada STP, memfoto lalu menguploadnya ke sosial media, facebook," kata  STP, Selasa (11/03/2025).


Oknum pengepul solar tadi kata Bahmar berinisial SLT, yang sudah lama jadi penimbun.


"Yang bersangkutan sudah akui kalau dia yang memfoto lalu memviralkan, dia lakukan itu dilatarbelakangi kebencian pada STP" katanya.


Bahmar mengakui memang ada kerabat STP yang mengambil solar di SPBU Sorowako, tapi menggunakan surat rekomendasi milik warga pemilik perahu rakit atau kapal penyeberangan di danau Matano.


"Jadi kerabat Pak STP yang diberikan kuasa oleh warga untuk membeli solar di SPBU berdasarkan rekomendasi dari Instansi terkait, jadi bukan untuk kebutuhan industri apalagi untuk ditimbun," ucapnya.


Keterangan Bahmar ini dibenarkan Amran (35) operator SPBU di Sorowako. Amran mengatakan dirinya saat itu yang sedang bertugas saat STP datang mengisi BBM sepeda motornya.


"Kalau melangsir solar sepertinya keliru, karena pak STP saat itu hanya mengobrol dengan warga yang sedang antri beli BBM di SPBU," ucap Amran.


Rekaman CCTV di SPBU juga memperlihatkan tidak ada aktifitas yang dilakukan Ipda STP seperti yang ramai di sosial media.


Adapun Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnin mengatakan pihaknya tidak akan memberi toleransi jika benar dan terbukti, ada anggotanya yang terlibat menimbun BBM.


"Pasti kami tindak sesuai aturan yang berlaku jika terbukti berdasarkan hasil penyelidikan Propam," kata Zulkarnain.


Saat ini kata Zulkarnain, STP sudah ditarik ke Polres untuk penyelidikan. Jabatannya sebagai Kanit Reskrim Polsek Towuti, dicopot.

_________________

أحدث أقدم