Langkah Cepat Bupati Luwu Timur, Banjir Langganan SMPN 5 Angkona Mulai Ditangani
Rabu, 17 Desember 2025 | 10.15 WITA
Oleh: Indra Gunawan, Angkona
LUWU TIMUR, hnmindonesia.com, – Banjir kembali merendam Kompleks SMP Negeri 5 Angkona, Desa Taripa, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur. Peristiwa yang kerap terjadi saat musim hujan ini menyebabkan genangan air masuk hingga ke lingkungan sekolah dan mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Banjir yang disebut warga sebagai “banjir langganan” tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir serta buruknya sistem drainase di sekitar sekolah. Kondisi ini pun menuai keluhan dari orang tua siswa dan masyarakat karena telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan permanen.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, langsung mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan instansi terkait untuk segera turun ke lapangan dan melakukan penanganan.
Arahan tersebut disampaikan meskipun Bupati tengah menjalankan ibadah umrah, namun koordinasi penanggulangan tetap diprioritaskan.
“Saya sudah memerintahkan Dinas PUPR, BPBD, Dinas Pendidikan, serta OPD terkait lainnya untuk segera meninjau dan melakukan penanganan di lokasi agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan aman dan nyaman,” tegas Bupati, Irwan Bachry Syam, Rabu (17/12/2025).
Bupati juga menekankan agar penanganan tidak bersifat sementara, melainkan mencari solusi jangka panjang, termasuk evaluasi dan perbaikan saluran drainase, normalisasi aliran air, serta langkah teknis lainnya guna mencegah banjir terulang di masa mendatang.
Sementara itu, tim teknis dari pemerintah daerah bersama pihak sekolah dan aparat setempat mulai melakukan pemantauan kondisi di lapangan, termasuk pembersihan area sekolah dan pendataan dampak banjir terhadap fasilitas pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap melalui langkah cepat dan terkoordinasi ini, persoalan banjir di SMPN 5 Angkona dapat segera teratasi, sehingga tidak lagi mengganggu proses pendidikan dan memberikan rasa aman bagi siswa, guru, serta seluruh warga sekolah.


Tinggalkan Balasan