Program Kartu Lansia dan Kartu Pintar Ibas–Puspa Disalurkan Serentak, Pelayanan Cepat dan Transparan Tuai Pujian
Jumat 31 Oktober 2025, 10:23 WITA
Oleh: Indra Gunawan – Editor: Adi.Barapi
LUWU TIMUR, hnmindonesia.com – Penyaluran Program Kartu Lansia dan Kartu Pintar yang digagas pasangan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler (Ibas–Puspa), mendapat apresiasi bukan hanya karena realisasi janjinya, tetapi juga karena mekanisme penyaluran yang dinilai cepat, tertib, dan transparan.
Pelaksanaan penyaluran yang berlangsung di Desa Manurung dan Kantor Bupati Luwu Timur itu memperlihatkan perubahan signifikan dalam pola pelayanan sosial di daerah tersebut. Warga mengaku kagum dengan sistem pendataan dan verifikasi yang dilakukan secara jelas dan terbuka, sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Saya terharu karena prosesnya sangat mudah dan jelas. Petugas menjelaskan semua prosedur, kami tinggal menunjukkan identitas dan langsung menerima kartunya. Tidak ada yang dipersulit,” ungkap seorang warga lansia penerima manfaat.
Pelayanan Terpadu, Warga Tak Perlu Menunggu Lama
Di dua titik lokasi penyaluran, pemerintah daerah menyiapkan layanan terpadu satu meja, lengkap dengan petugas verifikasi, operator data, dan layanan konsultasi bagi warga yang ingin mengecek status mereka.
Para pelajar dan mahasiswa penerima Kartu Pintar juga menyatakan bahwa sistem yang dipakai lebih efektif dibanding program bantuan sebelumnya.
“Biasanya kalau urus bantuan begini antrinya lama. Tapi hari ini cepat sekali, dan kami dijelaskan bagaimana pencairan serta pemanfaatan bantuannya,” ujar salah satu mahasiswa.
Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan Positif
Selain pelayanan yang rapi, masyarakat menyoroti keterbukaan informasi anggaran yang ditampilkan pemerintah dalam sosialisasi program tersebut. Petugas menjelaskan sumber anggaran, mekanisme distribusi, serta target sasaran secara detail, membuat warga merasa program ini dijalankan tanpa ada hal yang ditutup-tutupi.
“Ini yang kami suka. Semua jelas, dari jumlah penerima sampai anggaran. Pemerintah benar-benar menunjukkan transparansi,” kata seorang tokoh masyarakat Desa Manurung.
Penguatan Perlindungan Sosial dan Pendidikan
Program Kartu Lansia difokuskan pada peningkatan kesejahteraan warga lanjut usia melalui dukungan biaya hidup dan layanan pendampingan. Sementara Kartu Pintar menyasar pelajar dan mahasiswa keluarga kurang mampu untuk memastikan tidak ada lagi anak Luwu Timur yang putus sekolah hanya karena ketiadaan biaya.
Masyarakat berharap pelayanan prima seperti ini dapat terus dipertahankan pada program-program lainnya.
“Kalau begini sistemnya, kami yakin kesejahteraan masyarakat bisa meningkat. Pelayanan yang cepat dan transparan membuat kami merasa dihargai,” tambah warga lainnya.
Dengan penyaluran yang serentak dan terorganisir, program unggulan Ibas–Puspa kembali menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik dapat berjalan efektif ketika pemerintah benar-benar menempatkan kebutuhan warga sebagai prioritas utama.


Tinggalkan Balasan