HNM INDONESIA

Berita Dalam Genggaman

Penguatan Kompetensi Jurnalis, Pemkab Luwu Timur Dorong Etika dan Akurasi di Era Digital

Selasa 11 November 2025, 16:23 WITA

Oleh: Isla Wardani – Editor: Adi Barapi

Makassar, hnmindonesia.com, –  Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme dan kapasitas jurnalis mitra pemerintah daerah. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Pengembangan Kompetensi Jurnalis Media Partner Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang digelar di Hotel Aryaduta, Makassar.

Pada sesi kedua pelatihan ini, para jurnalis mendapatkan materi bertema “Kode Etik Jurnalistik, Media Sosial, dan Hoaks” yang dibawakan oleh Muhammad Arsan Fitri, praktisi komunikasi dan jurnalis senior.

Dalam pemaparannya, Arsan menegaskan pentingnya menyeimbangkan kecepatan dan akurasi dalam pemberitaan, terlebih di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.

“Kecepatan memang penting, tapi tidak boleh mengalahkan kebenaran dan tanggung jawab. Kode etik jurnalistik adalah kompas moral yang harus dipegang oleh setiap jurnalis, termasuk mereka yang bekerja sama dengan pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti media sosial sebagai ruang baru bagi jurnalis untuk berinteraksi dengan publik dan membangun citra positif media. Namun, Arsan mengingatkan agar media sosial digunakan secara bijak dan tidak menjadi sumber penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

“Media sosial bisa sangat bermanfaat jika digunakan dengan tanggung jawab. Jangan sampai demi viralitas, kita mengorbankan akurasi dan integritas,” tambahnya.

Isu hoaks dan disinformasi turut menjadi fokus pembahasan. Arsan menekankan bahwa jurnalis memiliki tanggung jawab moral untuk mencegah penyebaran berita palsu yang dapat menyesatkan masyarakat.

“Jurnalis adalah garda depan dalam melawan hoaks. Kuncinya ada pada verifikasi dan keseimbangan berita,” tegasnya.

Kegiatan pelatihan ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta aktif berbagi pengalaman dan pandangan seputar tantangan peliputan di era digital, termasuk etika penggunaan media sosial dalam konteks kerja sama dengan pemerintah daerah.

Program Pengembangan Kompetensi Jurnalis Media Partner Pemerintah Kabupaten Luwu Timur merupakan bentuk apresiasi sekaligus pembinaan dari Pemkab Luwu Timur terhadap insan pers lokal. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap para jurnalis mitra semakin profesional, beretika, dan berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi pembangunan daerah yang akurat, berimbang, serta bertanggung jawab.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini