Zuckerberg Akui Salah Langkah: 8.000 Karyawan Meta Kena PHK
Senin, 1 Juni 2026 Jam : 22.00 WIB
Jakarta,HnmIndonesia.com — CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas keputusan perusahaannya melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 8.000 karyawan.
Pernyataan resmi tersebut dirilis pada Senin, 1 Juni 2026. Zuckerberg menyebut dirinya bertanggung jawab penuh atas kekeliruan strategi yang berujung pada gelombang PHK massal ini.
Terlalu Optimistis Pascapandemi
Dalam penjelasannya, Zuckerberg mengakui telah keliru membaca prospek pertumbuhan jangka panjang Meta pascapandemi. Optimisme berlebih itu mendorong perusahaan melakukan investasi besar-besaran dan perekrutan karyawan dalam skala masif.
Namun, perlambatan ekonomi global yang terjadi kemudian tidak terprediksi secara akurat. Alhasil, struktur organisasi Meta dinilai terlalu gemuk dan tidak lagi efisien.
Komitmen Rampingkan Perusahaan
Zuckerberg menegaskan akan merombak total strategi operasional Meta. Fokus utama ke depan adalah menciptakan organisasi yang lebih ramping, efisien, dan disiplin dalam pengelolaan biaya.
Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan ketidakpastian pasar teknologi global yang masih berlangsung.
Poin Kunci Pernyataan Zuckerberg
• Penyebab PHK: Salah prediksi pertumbuhan, investasi agresif, dan rekrutmen berlebihan pascapandemi.
• Sikap: Mengaku bertanggung jawab penuh atas keputusan keliru tersebut.
• Langkah selanjutnya: Restrukturisasi besar-besaran demi efisiensi dan fokus pada efektivitas biaya.
Sc : Kompas

