Bukan Sekadar Janji Bantuan, dr Ani Siapkan ‘Jalan Tol’ bagi UMKM Desa Baruga hingga Naik Kelas
Jumat, 22 Mei 2026 Jam 15.00 WITA
Redaksi
MALILI,HnmIndonesia.com– Tak hanya datang untuk berbicara, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dr Ani Nurbani memilih mendengar langsung keluh kesah pelaku UMKM di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Jumat, 22 Mei 2026.
Kegiatan pengawasan APBD Sulsel 2026 yang digelar di Jalan Rambutan itu dihadiri Camat Malili H Hasiming, Sekretaris Desa Tony Reski Muriya, serta para pelaku usaha lokal.
“Kalau dulu saya datang lebih banyak berbicara, sekarang saya datang untuk lebih banyak mendengar. Saya menyediakan telinga dan hati untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat,” tegas Ani yang juga Ketua TP PKK Luwu Timur.
Menurut Ani, Pemda bersama DPRD dan TP PKK sedang merancang program pendampingan khusus. Program ini tidak berhenti di pemberian bantuan modal. Pelaku UMKM akan dikawal sejak merintis hingga mampu bersaing di level nasional.
“Tidak lagi hanya diberi bantuan lalu dibiarkan berjalan sendiri. Nantinya ada pendampingan sampai benar-benar mandiri dan berkembang,” ujarnya.
Di sisi lain, Sekretaris Desa Baruga Tony Reski Muriya mengungkap Bumdesma Desa Baruga telah mengelola sembilan unit usaha aktif. Mulai dari rumah makan olahan bandeng, tambak bandeng, bandeng krispi, bandeng presto, bandeng cabut duri, peternakan ayam petelur, hingga layanan BRI Link.
Meski produktif, Tony menyebut kendala utama adalah keterbatasan alat produksi dan modal. Pihak desa kini membangun pabrik pengolahan bandeng untuk meningkatkan kapasitas, tetapi masih butuh dukungan provinsi.
“Kami harap ada bantuan peralatan pengolahan bandeng agar usaha ini bisa berkembang lebih besar,” ucap Tony.
Persoalan lain yang disoroti adalah sulitnya akses permodalan. Banyak pelaku UMKM terpaksa meminjam ke koperasi berbunga tinggi karena terkendala agunan di bank.
“Kami berharap ada solusi bantuan modal usaha bagi masyarakat kecil agar tidak terus bergantung pada pinjaman berbunga tinggi,” tutup Tony.
Ani menilai potensi bandeng dan ayam petelur di Desa Baruga sangat besar untuk membuka lapangan kerja baru, terutama bagi ibu-ibu pelaku UMKM.

