Sulawesi Selatan Tancap Gas! Ekonomi Tumbuh 6,88% di Tengah Tekanan Global
Senin, 11 Mei 2026, Jam : 8.55 WITA
Redaksi
MAKASSAR,HnmIndonesia.com – Kabar baik datang dari Bumi Anging Mammiri. Di tengah gejolak ekonomi global yang masih belum mereda, Sulawesi Selatan justru mencatat lompatan pertumbuhan ekonomi yang mengesankan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis, perekonomian triwulan I 2026 tumbuh 6,88% secara year-on-year (y-on-y). Angka ini melesat 3,3% dibanding periode yang sama tahun lalu, menandakan daya tahan ekonomi Sulsel yang kian tangguh.
PDRB Tembus Rp191 Triliun, Sektor Pemerintah Jadi Motor
Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulsel pada triwulan I 2026 mencapai Rp191,28 triliun. Kinerja cemerlang ini ditopang oleh dua sektor utama:
• Administrasi pemerintahan yang meroket 20,56% • Konsumsi pemerintah melonjak hingga 35,14%
Sementara itu, sektor tradisional seperti pertanian dan perdagangan tetap menjadi penopang utama denyut ekonomi masyarakat di 24 kabupaten/kota.
Inflasi Terkendali, Turun Drastis ke 2,86%
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut capaian ini sebagai buah kerja kolektif semua pihak. Tak hanya pertumbuhan, inflasi juga berhasil dijinakkan.
“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Sulsel triwulan I 2026 mencapai 6,88%. Inflasi juga berhasil ditekan ke angka 2,86%, turun signifikan dari bulan sebelumnya yang sempat 4,5%,” ujar Andi Sudirman, Senin (11/5/2026).
Mega Proyek Multiyears Jadi Kunci
Menurut Andi Sudirman, akselerasi ekonomi Sulsel tidak lepas dari sinergi program nasional dengan program prioritas Pemprov. Salah satu penggeraknya adalah Mega Proyek Multiyears (MYP) Infrastruktur yang kini berjalan di berbagai daerah.
“Capaian ini merupakan hasil kolaborasi bersama. Mulai dari program nasional, program Pemprov Sulsel lewat MYP, hingga program kabupaten/kota yang ditopang aktivitas ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Andi Sudirman berharap tren positif ini terus dijaga. Tujuannya, memperkuat indikator pembangunan daerah sekaligus mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Mari kita terus menjaga ritme pembangunan Sulsel agar semakin baik ke depan,” tutupnya.

