HNM INDONESIA

Berita Dalam Genggaman

Judi Sabung Ayam di Beberapa Titik Luwu, Sudah Makan Korban, Polisi Diminta Turun Tangan

admin - 153 Dilihat

Selasa 24 Maret 2026, 15:20 WITA

 

LUWU, HNMIndonesia.com, – Aktivitas judi sabung ayam di Kabupaten Luwu kembali menjadi sorotan setelah memakan korban jiwa. Kegiatan yang disebut berlangsung terbuka di sejumlah lokasi itu bahkan disaksikan warga yang datang menonton.

Peristiwa terbaru, terjadi Selasa, (24/03/2026) di wilayah Batusitanduk, Kecamatan Walenrang. Seorang pria berinisial CD dilaporkan meninggal dunia saat datang menonton sabung ayam di lokasi tersebut. Korban disebut tiba-tiba jatuh dan mengalami kejang-kejang di sekitar arena sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans. Namun nyawanya tidak tertolong.

Selain korban meninggal, seorang pria lain berinisial DS mengalami luka serius pada bagian kaki diduga akibat terkena taji ayam saat pertandingan berlangsung. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis atas luka yang dialaminya.

Informasi yang dihimpun, aktivitas judi sabung ayam tidak hanya terjadi di lokasi tersebut. Praktik serupa juga disebut berlangsung di Desa Padang Lambe, Kecamatan Suli. Arena sabung ayam itu disebut digelar terbuka dan didatangi warga yang menonton jalannya pertandingan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat. Selain melanggar hukum, aktivitas tersebut dinilai berpotensi memicu keributan hingga menimbulkan korban jiwa seperti yang sudah terjadi. Warga pun mendesak aparat kepolisian segera turun tangan menertibkan praktik perjudian sabung ayam yang disebut marak di beberapa wilayah di Kabupaten Luwu.

“Sudah terbuka sekali, banyak orang menonton. Jangan tunggu ada korban lagi baru ditindak,” ujar seorang warga.

Terpisah, Kapolsek Walenrang, AKP Abdul Asiz mengatakan, lokasi judi sabung ayam tersebut berada di atas lereng gunung yang hanya dapat diakses melalui jalan tani menanjak di wilayah Desa Batusitanduk, Kecamatan Walenrang.

Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian perkara, korban yang meninggal dunia datang dengan berjalan kaki dari jalan aspal lalu menelusuri tanjakan jalan tani menuju lokasi sabung ayam.

“Setibanya di lokasi, korban diduga mengalami kelelahan dan sesak napas, kemudian duduk sebelum akhirnya berbaring karena mengalami kejang-kejang. Tak lama kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Abdul Asiz.

Sementara itu, Kapolsek Suli, AKP Idris mengatakan pihaknya telah melakukan pembongkaran arena judi sabung ayam di Desa Padang Lambe serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas tersebut.

Ia menegaskan, personel Polsek Suli akan terus melakukan langkah pencegahan dan penertiban terhadap segala bentuk penyakit masyarakat, khususnya selama suasana Lebaran. Menurutnya, momentum Idulfitri seharusnya dimanfaatkan untuk meninggalkan perbuatan yang tidak baik, bukan justru melakukan aktivitas yang melanggar hukum maupun yang dilarang agama.

“Dalam suasana Lebaran ini, kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan perjudian. Seharusnya momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan meninggalkan perbuatan yang tidak baik. Personel Polsek Suli akan terus melakukan penertiban terhadap segala bentuk kejahatan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini