HNM INDONESIA

Berita Dalam Genggaman

Perkuat Mutu Pendidikan Ners, AIPNI Resmi Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2025–2029

Jumat 30 Januari 2026, 10:21 WITA

Oleh: Adi Barapi

 

JAKARTA, HNMIndonesia.com – Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat mutu pendidikan ners (keperawatan) di Indonesia melalui pelantikan dan rapat kerja Pengurus Pusat periode 2025–2029.

 

Kegiatan pelantikan dan rapat kerja tersebut berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Cawang, Jakarta, pada 29–30 Januari 2025.

 

Dalam pelantikan itu, sebanyak 90 orang pengurus AIPNI resmi dikukuhkan. Mereka merupakan representasi dari berbagai institusi pendidikan keperawatan di seluruh Indonesia.

 

Ketua Umum AIPNI Pusat periode 2025–2029 dijabat oleh Prof. Agus Setiawan, S.Kp., M.N., D.N, yang juga diketahui menjabat sebagai Wakil Rektor IV Universitas Indonesia.

 

Selain itu, salah satu pengurus yang turut dilantik yakni Dr. Patima, S.Kep., Ns., M.Kep, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan II FKIK UIN Alauddin Makassar. Dr. Patima dipercaya masuk dalam jajaran Pengurus Pusat AIPNI pada Sub Bidang Organisasi dan Kelembagaan untuk periode 2025–2029.

 

AIPNI merupakan organisasi nasional yang menaungi institusi pendidikan ners di Indonesia. Peran utamanya mencakup penguatan mutu pendidikan keperawatan, mulai dari pengembangan kurikulum hingga peningkatan daya saing lulusan.

 

Dalam menjalankan fungsinya, AIPNI berperan dalam: merumuskan dan mengembangkan kurikulum pendidikan ners agar relevan dengan kebutuhan kesehatan nasional dan global, meningkatkan daya saing lulusan keperawatan agar memiliki kompetensi tinggi di tingkat nasional maupun internasional, membantu institusi anggota mencapai standardisasi pendidikan ners, serta menjadi wadah kolaborasi antar institusi pendidikan keperawatan di Indonesia.

 

Ke depan, pengurus AIPNI periode 2025–2029 diharapkan mampu mendorong berbagai langkah strategis, di antaranya inovasi metode pengajaran, memperkuat kemitraan institusi pendidikan dengan layanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas, hingga meningkatkan akreditasi institusi anggota secara kolektif.

 

Selain itu, AIPNI juga diarahkan untuk mempersiapkan tenaga perawat Indonesia menghadapi tantangan kesehatan masa depan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan dan praktik keperawatan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini