HNM INDONESIA

Berita Dalam Genggaman

Matano Belt Road Resmi Dibangun, Bupati Luwu Timur Tekankan Konektivitas dan Lingkungan

Senin, 22 Desember 2025 | 10:10

Oleh: Indra Gunawan

 

 

LUWU TIMUR, hnmindonesia.com – Pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Luwu Timur resmi memasuki tahap awal dengan dilaksanakannya ground breaking proyek Matano Belt Road, yang dirangkaikan dengan hibah alat berat untuk kegiatan dredging sungai serta penanaman, Senin (22/12/2025).

 

 

Kegiatan yang berlangsung di STA 0 Proyek Matano Belt Road tersebut dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel, Wakil Bupati Luwu Tinur, Puspawati Husler, perwakilan PT Vale Indonesia, serta unsur Forkopimda. Acara dimulai sekitar pukul 13.00 WITA dan ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) serta prosesi simbolis ground breaking.

 

 

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachry Syam, menegaskan bahwa Matano Belt Road merupakan jalan provinsi yang memiliki nilai strategis tinggi karena menghubungkan wilayah Malili dengan kawasan Matano, sekaligus menjadi bagian dari koridor penghubung menuju Sulawesi Tengah.

 

 

“Matano Belt Road bukan hanya jalan penghubung, tetapi menjadi akses strategis yang akan memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Luwu Timur,” ujar Irwan Bachry Syam.

 

 

Ia menambahkan, pembangunan jalan ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi transportasi orang dan barang, sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan melalui penerapan standar teknis infrastruktur yang berkelanjutan.

 

 

Selain pembangunan jalan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan hibah alat berat untuk kegiatan dredging sungai di wilayah Luwu Timur. Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas aliran sungai, mengendalikan sedimentasi, serta mengurangi risiko banjir di kawasan hilir dan permukiman warga.

 

 

“Normalisasi sungai melalui kegiatan dredging ini sangat penting untuk menjaga fungsi sungai secara optimal. Ini adalah bentuk komitmen bersama dalam mitigasi bencana dan perlindungan lingkungan,” jelas Bupati Irwan.

 

 

Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dan PT Vale Indonesia menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

 

 

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan prosesi simbolis ground breaking Matano Belt Road dan sesi foto bersama sebagai penanda dimulainya tahapan konstruksi awal proyek strategis tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini