Bupati Luwu Lantik Pj Sekda di TPA Balubu, Ini Maknanya
Jumat 19 Desember 2025 | 14:28 WITA
Oleh: Marwan Simalla, Belopa
LUWU, hnmindonesia.com, – Bupati Luwu, Patahudding, melantik Muh Rudi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Balubu, Desa Balubu, Kecamatan Bajo, Jumat (19/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Patahudding menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Daerah merupakan amanah besar yang mengandung tanggung jawab kepada negara dan masyarakat Kabupaten Luwu. Sekda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi serta penghubung antara kepala daerah dengan seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN).
“Selamat dan amanah. Jabatan ini adalah tanggung jawab kepada negara dan masyarakat. Sekda adalah motor penggerak birokrasi sekaligus penghubung antara kepala daerah dan seluruh jajaran ASN,” ujar Patahudding.
Ia meminta Pj Sekda melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, membantu kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan, serta mendukung pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Luwu. Bupati juga menekankan pentingnya dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah serta sinergi lintas sektor.
“Jabatan ini adalah titipan dan amanah. Saudara dilantik hari ini karena dianggap mampu dan sejalan dengan pemerintahan. Saya tidak akan mengangkat jika tidak bisa sejalan. Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan harapannya agar penugasan sebagai Pj Sekda dapat menjadi jalan menuju jabatan definitif.
“Saya sampaikan bahwa takdirlah yang membawa saudara ke tempat ini, dan saya berharap takdir pula yang membawa saudara menjadi Sekda definitif,” katanya.
Terkait pemilihan lokasi pelantikan di TPA Balubu, Bupati menjelaskan bahwa hal tersebut bukan tanpa alasan. Selain memiliki makna simbolik, lokasi tersebut juga dimaksudkan sebagai pesan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kenapa saya bawa ke tempat sampah? Agar kita semua bisa menjaga lingkungan kita. Saya mohon maaf kepada teman-teman Forkopimda karena saya membawa kegiatan ini ke tempat sampah,” ujar Patahudding.
Ia menambahkan, pelantikan di TPA menjadi pengingat agar pejabat publik menjaga integritas dan tidak salah melangkah dalam menjalankan amanah.
“Jangan sampai kita dianggap lebih busuk oleh masyarakat daripada sampah di lokasi ini. Jika kita salah melangkah, kita bisa lebih busuk dari sampah yang ada di tempat ini,” ucapnya.
Bupati menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa seluruh aparatur pemerintah harus mengabdi dengan penuh tanggung jawab kepada bangsa, negara, dan masyarakat Kabupaten Luwu.
“Kita hadir untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat Kabupaten Luwu,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan