Pemkab Luwu Kirim Tiga Dokter Spesialis ke Aceh–Sumatera
Rabu 10 Desember 2025 | 13:00 WITA
Oleh: Marwan Simalla
LUWU, hnmindonesia.com, – Pemerintah Kabupaten Luwu kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kesehatan lintas daerah dengan mengirim tiga dokter spesialis untuk melakukan tugas kemanusiaan di wilayah Aceh dan Sumatera. Para dokter tersebut berasal dari RSUD Batara Guru Belopa.
Direktur RSUD Batara Guru, dr. Daud Mustakim, mengatakan bahwa pengiriman tenaga medis ini merupakan bentuk kontribusi nyata Pemkab Luwu dalam mendukung pelayanan kesehatan di daerah yang membutuhkan tambahan dokter spesialis.
“Kami mengirimkan tiga dokter spesialis sebagai bagian dari kolaborasi dan pengabdian tenaga kesehatan. Ini bukan sekadar tugas kedinasan, tetapi wujud kepedulian Pemkab Luwu terhadap saudara-saudara kita di daerah lain,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa para dokter yang ditugaskan merupakan tenaga profesional yang dipersiapkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan selama masa penugasan.
“Mereka kita tugaskan untuk memperkuat layanan kesehatan di sana. RSUD Batara Guru tentu bangga karena dokter-dokter kami bisa berkontribusi lebih luas, tidak hanya bagi masyarakat Luwu, tetapi juga bagi daerah lain di Indonesia,” tambahnya.
dr. Daud juga memastikan bahwa pelayanan di RSUD Batara Guru tetap berjalan optimal meski beberapa dokter sedang menjalankan tugas kemanusiaan. Pengaturan jadwal dan backup tenaga kesehatan telah disiapkan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap aman.
“Pelayanan di rumah sakit tetap aman. Kami sudah menyiapkan pola kerja dan tenaga cadangan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.
Selain pengiriman tenaga medis, Pemkab Luwu juga menunjukkan kepedulian melalui penggalangan donasi untuk korban bencana Aceh–Sumatera. Bupati Luwu, Patahuddin, menginisiasi langsung pengumpulan dana tersebut. Hingga saat ini, jumlah donasi yang terkumpul telah mencapai ratusan juta rupiah, berasal dari kepala OPD, pemerintah desa, hingga masyarakat umum.
Bupati Patahuddin menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata solidaritas masyarakat Luwu terhadap korban bencana.
“Bencana di Aceh dan Sumatera adalah duka kita bersama. Kita mungkin jauh secara geografis, tetapi kedekatan kemanusiaan membuat kita harus saling membantu. Pengiriman dokter dan penggalangan donasi ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral kita,” ujar Bupati.
Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Luwu akan terus membuka ruang kontribusi bagi masyarakat yang ingin membantu.
“Kami ingin memastikan bantuan dari Luwu benar-benar dirasakan oleh saudara-saudara kita. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah menyisihkan rezekinya. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Luwu punya kepedulian yang besar,” tambahnya.
Pengiriman dokter spesialis dan pengumpulan donasi ini diharapkan semakin memperkuat solidaritas antarwilayah serta menjadi contoh komitmen Pemkab Luwu dalam membantu sesama di berbagai daerah di Indonesia.(Was/)


Tinggalkan Balasan