Ulama Internasional Asal Tarim Hadiri Tabligh Akbar di Malili, Jamaah Padati Masjid Babul Khaer
Senin 17 November 2015| 20:23 WITA
Oleh: Indra Gunawan | Adi Barapi
LUWU TIMUR, hnmindonesia.com, –Ribuan jamaah memadati Masjid Babul Khaer di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Senin malam (17/11/2025), dalam acara Tabligh Akbar yang menghadirkan ulama tersohor asal Kota Tarim, Yaman, Al Habib Muhammad bin Al Habib Munsib Ali Al Habsyi. Kehadiran beliau menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Luwu Timur yang telah lama menantikan kedatangannya.
Suasana masjid semakin khusyuk ketika Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler dan sejumlah ulama, memasuki area kegiatan. Rombongan ulama yang hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Al Habib Alwi bin Ahmad Al Habsyi, Tuan Guru H. Adam Noor Syarkawi, Tuan Guru H. Amad Zaini Zain, Ustaz Ahmad Fanani, Ustaz Fathan Firly, Ustaz Firdaus Malie, serta penerjemah Ustaz Fathan Mubina.
Ulama besar dari Yaman itu menjadi magnet tersendiri bagi umat Islam di Luwu Timur. Pasalnya, sepanjang kunjungan beliau di Indonesia, hanya dua daerah yang disinggahi: Kota Banjar dan Kabupaten Luwu Timur.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas antusiasme masyarakat menghadiri majelis ilmu tersebut.
“Kedatangan beliau membawa suasana penuh keberkahan. Masyarakat kita sangat bersemangat menyambut ulama besar dunia seperti beliau,” ujar Bupati Irwan.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk mengambil hikmah dari nasihat sang ulama.
“Mari kita resapi pesan beliau dan bersama memohon agar daerah kita selalu dalam lindungan dan rahmat Allah,” tambahnya.
Melalui penerjemahnya, Al Habib Muhammad bin Al Habib Munsib Ali Al Habsyi menyampaikan pujian atas kepemimpinan Bupati Irwan yang dinilai mampu merangkul masyarakat dan mendorong berbagai program keagamaan.
“Luwu Timur sangat beruntung memiliki pemimpin yang mengutamakan kebaikan umat. Semoga Allah terus melimpahkan keberkahan bagi negeri ini,” tuturnya.
Beliau juga menyampaikan penghargaan atas program-program religius Pemkab Luwu Timur, seperti shalat berjamaah di masjid dan program umrah gratis yang dinilai mampu memperkuat kebersamaan masyarakat.
Dalam ceramahnya, ulama asal Tarim itu menekankan tiga nilai yang harus dijaga umat Islam dalam kehidupan sehari-hari:
1. Dalam keluarga, setiap anggota wajib saling menolong dalam kebaikan.
2. Dalam lingkungan dan komunitas, umat harus menghadirkan manfaat bagi sesama.
3. Dalam kehidupan bermasyarakat, penting untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dan saling menghormati.
Pesan yang disampaikan dengan bahasa sederhana itu berhasil mengetuk hati jamaah yang hadir. Tabligh Akbar ini menjadi pengingat untuk terus mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni di tengah masyarakat Luwu Timur.


Tinggalkan Balasan